Selasa, 13 Januari 2015

Proses Inbound di Gudang

Proses Inbound

Saya akan sedikit share berbagi ilmu mengenai dunia logistik, kebanyak orang masih bingung dan bertanya-tanya mengenai dunia logistik. Logistik itu apa?
anda dapat mehami nya disini http://bbhfa.blogspot.com/2014/10/mengenal-logistik.html
dalam dunia logistik ada yang disebut dengan gudang, apa itu gudang?
anda dapat memahaminya disini http://bbhfa.blogspot.com/2014/10/definisi-warehouse.html

Namun dalam kesempatan ini saya akan sedikit memaparkan mengenai INBOUND. Inbound merupakana salah satu proses dari Warehouse/Gudang. Terjadinya inbound yaitu ketika pertamakali barang datang masuk ke gudang sampai ketempat penyimpanan.

Pada proses Inbound ada beberapa prosess yang dilakukan sehingga barang tersebut dapat disimpan dalam rak. Proses tersebut diantaranya:


  1. Cek Container. (memastikan kondisi countainer yang datang dalam keadaan baik)
  2. Bongkar barang dari container/unloading
  3. Staging area (setelah dibongka barang diangkut ke staging)
  4. Checking (melakukan pengecekan terhadap barang)
  5. No location (diberi nomer lokasi untuk disimpan dalam rak)
  6. Put away (barang diangkut ke lokasi/rak dengan menggunakan forklift)
  7. location (barang telah disimpan dalam rak)
itulah beberapa pemaparan mengenai proses inbound yang dapat saya jelaskan kurang lebih nya mohon maaf, mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi pembaca.


twitter: @hidranfaikar

Kamis, 20 November 2014

Perbedaan Supply Chain Management dan Logistik

Supply Chain Management atau Manajemen Rantai Pasok menurut beberapa para Ahli:
  • Tan et al (1998): Meliputi manajemen material/suplai dimulai dari bahan mentah sampai peroduk jadi. SCM merupakan suatu filosofi manajemen yang menekankan pada perluasan aktivitas intra perusahaan dengan melibatkan partner dengan tujuan optimasi dan efisiensi.
  • Barry et al (1994): SCM bertujuan membangun kepercayaan, saling tukar menukar informasi kebutuhan pasar, mengembangkan produk baru, dan mereduksi basis pemasok menjadi OEM dalam suatu hubungan jangka panjang.
  • Ellram (1991): Jaringan perusahaan yang saling berinteraksi untuk mengirimkan produk/jasa pada konsumen akhir dan menghubungkan aliran dari bahan mentah sampai pengiriman akhir.
  • Christopher (1992): Jaringan organisasi yang saling berhubungan dan membentuk aliran dari hulu sampai hilir, memiliki proses dan aktivitas yang berbeda satu sama lain dalam menghasilkan nilai produk/jasa untuk disampaikan pada konsumen akhir.





Perbedaan antara SCM dan Logistik:
  • Logistik : aktivitas atau fungsi terpisah (internal)
  • SCM : - Aktivitas/fungsi digabung/berkesinambungan/tidak dapat dipisahkan, saling berikatan.

ada partnership, kolaborasi.
Tetapi logistik itu bagian dari SCM.
Logistik : aktivitas, SCM : tempat.

Pengertia SCM (Supply Chain Management)
Manajemen Rantai Pasok adalah integrasi proses-proses bisnis utama dari konsumen akhir (end user) sampai dengan pemasok penyedia produk, jasa dan informasi yang memberikan nilai tambah bagi konsumen dan stakeholders lainnya (Stock & Lambert, 2001).

LOGISTIK
Pengertian Logistik menurut para ahli
  • Moller (1994): Usaha untuk memastikan ketersediaan suatu produk dalam kuantitas, kondisi dan waktu yang tepat
  • Logistics Council Management (1991): Proces, perencanaan, implementasi, dan pengendalian aliran serta penyimpanan produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen
  • Ballou (1999): Kumpulan aktivitas yang berulang pada suatu jalur tempat terjadinya perubahan bahan mentah menjadi produk serta penambahan nilai produk dipandang dari sisi konsumen
  • Council of Logistic Management (1998): Logistic management is the part of the supply chain process that plans,  implement, and controls the efficient, effective flow and storage of goods, service, and related information from the point of origin to the point of consumption in order to meet customer requirement



Perbedaan dengan Logistik
Proses bisnis utama SCM:
  • Customer relationship management (CRM)
  • Customer service management (CSM)
  • Demand management (bagaimana mengatur permintaan)
  • Order fulfillment (pemenuhan pemesanan)
  • Manufacturing flow management
  • Procurement (pengadaan)
  • Product development and commercialization (bagaimana pengembangan produk)
  • Returns (logistik arus balik. Contoh: apabila ada brg yg rusak, daur ulang, salah pengiriman, pengembalian container isi/kosong




Senin, 20 Oktober 2014

Definisi Warehouse

WAREHOUSE/GUDANG

Saya disini akan sedikit menjelaskan dan memberi bayangan mengenai Warehouse/gudang. Gudang pada umumnya sering diartikan dengan tempat atau ruangan penyimpanan barang-barang bekas di belakang rumah kita kadang tidak terurus, kotor, banyak debu dan yang lainnya. tetapi kini saya akan memperkenal untuk mengubah paradigma mengenai gudang tersebut. Kini gudang sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan, untuk apa? Yaitu untuk menyimpan persediaan produksi mereka agar persediaan mereka selalu terjaga untuk didistribusikan kepada para konsumen. Maka dari itu saya akan sedikit memberi info mengenai definisi Warehouse/gudang.

Definisi
Warehouse merupakan bagian dari sistem logistik perusahaan sebagai tempat penyimpanan barang (bahan mentah, parts, barang setengah jadi, barang jadi) pada dan diantara tempat asal dan tempat tujuan serta memberikan informasi kepada manajemen tentang  status, kondisi, dan disposisi barang-barang yang sedang disimpan (Stock & Lambert, 2001)

Gudang dibutuhkan dalam proses koordinasi penyaluran barang, yang muncul sebagai akibat kurang seimbangnya proses penawaran dan permintaan. Kurang seimbangnya antara proses penawaran dan permintaan mendorong munculnya inventori (persediaan). Persediaan membutuhkan ruang sebagai tempat penyimpanan sementara yang disebut sebagai gudang.

Warehouse yang efisien adalah gudang yang mampu menekan biaya perawatannya, tetapi tidak semudah itu menekan biaya perawatan gudang tersebut,  bahkan pergudangan relatif menghabiskan biaya 40-60 % dari total keseluruhan biaya rantai pasok, jumlah seperti ini bukanlah jumlah yang sedikit, gudang dapat menghabiskan biaya seperti ini dikarenakan gudang membutuhkan perawatan, sehingga isi dari gudang tersebut tidak akan rusak.

Gudang tempat penyimpanan material kebutuhan produksi ini pun sangat rumit, mulai dari tata letak, suhu ruangan sampai pada hal berapa lampu yang digunakan dalam satu gudang sangat perlu di perhatikan. Dari hal ini menyebakan gudang benar-benar harus diperhatikan secara kompleks.

Gudang pada dasarnya memiliki empat kegunaan, yaitu:
-        Manufacturing Support
-        Product Mixing
-        Consolidation
-        Break bulk

mungkin sedikit uraian mengenai WAREHOUSE/GUDANG ini dapat memberikan manfaat dan lebih tau tentang Logistik bagi pemabaca. Terimakasih J


Anda dapat memperdalam ilmu LOGISTIK, disalah satu perguruan tinggi di bandung yaitu POLTEKPOS (POLITEKNIK POS INDONESIA) yang mempunyai Prodi D4 dan D3 LogisticBusiness.








twitter: @hidranfaikar

Senin, 06 Oktober 2014

Mengenal Logistik

LOGISTIK


Apakah anda mengenal Logistik?

Saya akan sedikit memberi gambaran kepda anda untuk mengenal tentang Logistik.

Pada umumnya logistik merupakan pergerakan barang dari satu tempat ketempat yang lain dengan waktu yang efektif dan biaya yang rendah. contoh yang paling mudah ketika anda mengirimkan paket atau surat dengan bantuan jasa pengiriman, tentunya anda akan mencari jasa pengiriman yang murah dan cepat sampai ketujuan yang anda akan kirimkan. maka paket andapun akan dikirimkan oleh jasa pengriman barang tersebut ketempat yang dituju. itulah salah satu contoh mudah mengenai aktifitas Logistik yang anda lakukan. untuk mengenal lebih dalam anda dapat membaca uraian dibawah ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi anda.

Pengertian Logistik Menurut Para Ahli
Logistik : Cabang dari ilmu Militer yang mempunyai hubungan pekerjaan dengan pembelian, pemeliharaan material, personel dan fasilitas (Guralnik, 1980)‏
Logistik : Merupakan aliran material, informasi dan uang antara pengguna dan pemasok (Frazelle, 2001)‏
Logistik : Pekerjaan yang diperlukan  untuk memindahkan material serta posisi inventori melalui Rantai Pasok (Bowersox, 2002)‏
Logistik : Proses perencanaan, pelaksanaan, pengontrolan, aliran biaya yang effektif, penempatan raw material, proses inventory, barang jadi  serta informai yang berhubungan dari titik asal kepada titik pemakai untuk tujuan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan    (Ballouk, 1992)‏



Manajemen Logistik

Manajemen Logistik : Proses pengelolaan strategi dalam hal pembelian, pergerakan & penempatan material, inventori barang jadi  melalui organisasi serta saluran marketing untuk mendapatkan keuntungan dimasa sekarang & yang akan datang melalui pemaksimalkan biaya yang efektif pada pemenuhan  order(Christoper, 1998)

Sistem Logistik

Pada dasar nya Sistem Logistik terdiri dari empat bidang dasar yaitu :
Logistik,
Pemasaran,
Produksi dan
Keuangan‏
Tujuan Logistik


Mengantarkan barang dan jasa pada tempat yang tepat dan
Mengantarkan barang dan jasa dengan waktu‏ yang sesuai dengan kondisi yang diinginkan untuk memberikan nilai maksimal bagi Perusahaan
Bertanggung jawab untuk memastikan bahwa suatu produk yang tepat berada di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat dan dengan harga yang tepat
Itulah beberapa uraian mengenai Logistik, di perusahaan mana pun tentunya terdapat aktifitas Logistik, seperti pegudangan, rantai pasok, cara menangani barang dll.

mungkin uraian mengenal logistik ini dapat memberikan manfaat dan lebih tau tentang Logistik bagi pemabaca. Terimakasih



Anda dapat memperdalam ilmu LOGISTIK, disalah satu perguruan tinggi di bandung yaitu POLTEKPOS (POLITEKNIK POS INDONESIA) yang mempunyai Prodi D4 dan D3 Logistic Business














Email: hidran11@gmail.com